"Masalah Yang Tak Terduga" ditulis oleh Ganendra Radithya Narda
Masalah yang
tak terduga
Sebuah
wabah yang datang tiba-tiba, tak
diundang, tak terkendali, tak terkendali, kepanikan terjadi dimana- mana, wabah
yang merupakan akar dari berbagai masalah yang terjadi satu tahun terakhir ini.
Wabah yang terus menghantui negeri ini,tak ingin pergi tak kunjung hilang sang
wabah ganas, bahkan lebih ganas dari virus ebola di afrika yang terkenal
mematikan, virus yang menyebar dimana-mana si kesengsaraan global itulah nama
yang pantas bagi virus corona.
Bagai panah yang
bergerak bersama angin virus ini dapat mengancam siapa pun, bergerak tak
terdeteksi dan akan menghujam siapapun yang lalai,walaupun ia mnghujam tetapi
ia membunuh dengan perlahan, tak terdeteksi menghancurkan dari dalam, menyerang
dengan ganas kembali saat kita sakit, dengan lalainya masyarakat ia pun
berpesta, korbannya pun terus berjatuhan.
Sungguh bodoh para
manusia yang melalaikannya, ia dapat menjadi apapun untuk menyerang manusia ia
bergerak bebas kemana pun keseluruh penjuru dunia, menempel pada barang-barang
mereka lalu menyerang saat mereka lalai, sebuah virus yang amat berbahaya, tak
terkendali dan tak terdeteksi.
Bencana yang datang tepat satu tahun lalu, tahun
2020 dimana awalnya kita bersuka ria akan tahun yang baru kita bisa tertawa
lepas bersama-sama tanpa harus waspada terhadap siapapun, tanpa harus menjaga
jarak dari siapapun.
Lalu wabah ini datang
tak terkendali seperti hujan panah yang melanda seluruh dunia. Awalnya kita
meremehkannya, menganggapnya tidak ada, menertawainya, mencemoohnya, dan
lihatlah sekarang semua orang menangis, sengsara dan panik akannya.Masih ku
ingat kata-kata orang yang mencemoohnya, yang menertawainya, walaupun aku
adalah salah satunya, masih ku ingat kata-kataku,cemoohanku terhadap virus ini,menganggapnya
tak ada kata-kataku yang telah menjadi karma bagiku.
“Wah
virus baru nih!, hahahahahah, gak masalah lah orang indonesia mah kebal, santai
aja santai paling bersin bersin saja gk ada yang serius, berita memang suka
membesar-besarkan,” kataku
“iya paling kaya flu biasa, lagian mana ada
sih virus se parah itu, berita cina tuh suka hoax lagi, lah barang-barang cina
aja palsu apalagi beritanya, mana bisa di percaya ” kata salah satu temanku menaggapiku.
Saat itu kami berbahagia
dan mencemooh virus ini karena sekolah kami memutuskan untuk melakukan
pembelajaran dari rumah, saat itu kami masih bisa tertawa lepas dan saling
merangkul dan bermain bersama.kami menganggap corona hanyalah berita palsu tak
usah di hiraukan,walaupun sebenarnya aku merasa tidak enak mengatakan itu,tapi
aku tidak terlalu menghiraukannya, dan
benarlah semua cemoohan,dan tertawa itu hilang saat berita orang yang
benar-benar terkena covid di indonesia di temukan.
Pada minggu itu pun
ada berita penting yang kulihat di tv dimana Virus Corona perrtama kali terdeteksi
di dua orang warga indonesia yang baru pulang dari luar negeri, pemberitaan itu
heboh sekali, beberpa masyarakat menanggapinya dengan satai menganggap berita
itu hanyalah hoax, beberapa orang menanggainya dengan serius dan langsung
mengurung diri di rumahnya,berita saat itu masih sangat “abu-abu” karena belum
ada pemberitaan resmi dan konkret dari pemerintah, saat itu aku menelan ludah
dan berdoa bahwa itu hanyalah berita yang dibesar-besarkan, tapi bodohlah aku,
ternyata itu hanyalah suatu permulaan dari suatu maslah yang lebih besar lagi,
masalah yang tak pernah terpikirkan dalam benakku akan terjadi di indonesia,
bukan hanya indonesiatapi di seluruh dunia.
Akhirnya muncullah berita yang
menegangkan berita dimana Virus Corona perrtama kali
bertambah secara signifikan, berita itu membuat heboh semua orang. Pemerintah memaksa masyarakat untuk diam di rumah dan tidak keluar jika tidak terlalu penting, walaupun pemerintah telah memberikan peringatan resmi kepada masyarakat indonesia, orang-orang masih saja meremehkannya.
Namun aku pun saat itu tidak terlalu
mempermasalahkannya karena aku pun tidak akan keluar rumah jika tidak terlalu
penting. Mungkin awalnya akupun tidak merasa terlalu terbebani dengan berita
tentang Corona Virus yang ada di Indonesia, sampai akhirnya sekolah memutuskan
untuk memperpanjang kegiatan belajar mengajar di rumah.Pemeritah
memberikan istilah resmi pembelalajaran
jarak jauh sebagai PJJ, Pembelajaran Jarak Jauh yang dimana jadwal awalnya ditetapkan
hanya akan berlangsung sekitar 2 minggu, Ternyata pembelajaran jarak jauh ini
berlangsung terus selama 1 tahun hingga saat ini di tahun 2021.
PJJ sudah berjalan hampir 1 tahun dimana
ini merupakan sesuatu yag tidak pernah terpikirkan olehku akan terjadi, semua
orang di rumahkan untuk mengurangi korban-korban virus corona. Banyak sekali siswa
yang merasa jenuh dengan pembelajaran jarak jauh ini, banyak orang yang
berkomentar bahwa pembelajaran jarak jauh ini tidak efisien dan tidak maksimal,
karena terbatas dalam banyak hal, pengawasan siswa pun menjadi tidak ada,para
guru tidak tahu apakah siswa benar-benar mengerti dan memahami materi atau
tidak.
Bahkan sampai akhir tahun pun pada tahun
2020 pun, ternyata tidak ada sekolahyang menjalakan sekolah bertatap muka,yang
terjadi hanyalah penyebaran Corona makin luas dan bertambah cepat,Korban Korban
terus berjatuhan, bahkan dalam bebarapa bulan saja Indonesia menjadi negara
dengan kasus Corona terbanyak se Asia Tenggara..
Sekolah pun memperpanjang Pembelajaran Jarak
Jauh dirumah. Bahkan sampai tahun 2021 pun belum ada tanda-tanda selesainya wabah
virus corona di Indonesia, walaupun sebenarnya pemerintah sudah cukup baik
dalam menangani kasus corona di Indonesia, Namun memang sayang sekali karena penyebaran
virus yang masih cepat dan beberapa masyarakat yang tidak tahu aturan membuat
Corona tidak terkendali dan sulit untuk dikontrol. Aku pun tidak tahu sampai
kapan virus corona akan bertahan di indoesia.
Karena banyaknya kasus kematian yang di
beritakan di China. Banyak korban berjatuhan bagai nyamuk-nyamuk yang
berjatuhan terkena obat nyamuk ,bahkan banyak orang yang enggan untuk menolong
orang-orang yang meninggal karena virus ini,kematian karena virus corona yang
menjadi penyebab utamanya, mereka takut tertular virus itu, ternyata yang jatuh
bukan hanya korban jiwa , tetapi moral masyarakat pun jatuh,masyarkat mulai terhantui
dan paranoid karena virus ini.
Pandemi yang melanda pun memaksa perusahaan-
perusahaan untuk menutup usahanya, orang-orang pun kehilangan pekerjaannya,
kesengsaraan dimana-mana, semua orang berusaha dan terus berjuang di tengah
pandemi ini. Karena virus ini pun tingkat kemiskinan dan pengangguran di
Indonesia melonjak karena banyaknya oramg yang terkena PHK, apa boleh buat
perusahaan-perusahaan tidak bisa menggaji para karyawannya, akhirnya terjadilah
PHK massal di indonesia, yang membuat banyak orang bingung untuk menyambung
hidup dan menghidupi keluarganya.
Banyaknya orang yang di PHK membuat banyak
orang kehilangan arah banyak orang yang hanya menunggu ajal datang karena
sangat putus asa. Beruntungnya akudan keluargaku kami masih bisa hidup dengan keadaan
yang relatif normal, aku sangat bersyukur karena masih bisa memakan nasi setiap
hari tanpa adanya kendala.
Namun, aku juga melihat orang-orang yang
tidak berhenti berjuang mereka bekerja sekuat tenaga untuk bertahan hidup pada
situasi seperti ini, bahkan beberapa dari mereka ada yang membantu orang lain,
disini aku bisa melihat bahwa masyarakat indonesia masih memiliki harapan, semoga
dengan adanya kebaikan ini mendorong masyarakat-masyarakat lainnya untuk saling
membantu.
Sebenarnya pemerintah juga melakukan hal
yang sama, mereka membagikan sembako dengan harapan melandaikan kasus penyebaran
karena alasan orang untuk keluar sudah berkurang. Tetapi kembali lagi, susah
sekali memenuhi kebutuhan sembako yang dibutuhkan,apakah itu mencukupi untuk seluruh
masyarakat yang kurang mampu atau tidak. Belum lagi terdapat beberapa oknum
yang mengambil keuntungan dari situ, beberapa ada yang mengambil uang dari
amanah pemerintah itu, sungguh tak beradab, ada juga yang pura-pura kurang
mampu , mereka mengambil hak-hak orang yang benar-benar tidak mampu.
Pemerintah pun sebenarnya sangat
berusaha dalam menangani pandemi ini terlihat sejak awal pemerintah sangat
serius dalam menangani wabah virus ini, Penelitian terus dilakukan, semuanya
berusaha untuk menangani pandemi ini,
Semua usaha dilakukan oleh pemerintah
untuk menanggulangi masalah ini, hari demi hari mereka curahkan untuk mengatasi
krisis negeri ini, semua orang pun ikut berusaha dengan adanya pembiasaan
Kehidupan “New Normal” , dengan menerapkan kehidupan “New Normal” yaitu
berkegiatan dan berkehidupan yang bersih dan sehat, seperti selalu mencuci
tangan, menjaga kesehatan, hanya dengan melakukan hal sederhana seperti tu masyarakat
sudah ikut berkontribusi bagi penanganan virus corona ini.
Sebenarnya, akhirnya di tahun 2021 ini secercah
harapan pun muncul , sebuah imun penyelamat,telah dibuatnya Vaksin!.Walaupun
belum terbukti ampuh tetapi ini merupakan suatu kemajuan dari kesengsaraan ini,
sebuah harapan bagi masyarakat indonesia.
Kabar baiknya adalah pemerintah
indonesia sudah mengupayakan dengan membeli vaksin dari peneliti cina, untuk
virus corona ini untuk dibagikan kepada masyarakat, namun sayang sekali masih
saja ada masyarakat yang mengeluh dan tidak mempercayai pemerintah. Sebenarnya
dari awal pun masyarakat sudah banyak yang tidak percaya pada pemerintah.
Apa daya, vaksin inu di kembangkan oleh
cina, masyarakat boleh saja tidak percaya pasalnya virus corona ini pun berasal
dari cina,masyarakat membuat asumsi tentang virus yang dianggap mereka hanyalah
suatu bisnis belaka yang dilakukan oleh cina. Mengetahui pemikiran seperti itu
aku sampai tak habis pikir, bisa-bisanya ada orang membuat virus yang memakan
banyak sekali korban jiwa hanya untuk uang.
Hal ini membuat masyarakat indonesia
mengacuhkan kembali aturan pencegahan virus corona,karena propaganda seperti
itu masyarakat menganggap remeh kembali virus corona ini. Mungkin ini juga salah
satu penyebab kenapa virus corona tidak hilang dan pergi dari Indonesia karena
masyarakatnya yang acuh dan tidak menaati protokol kesehatan yang sudah
dianjurkan oleh pemerintah, juga karena masyarakat indonesia terlalu gampang
untuk termakan omongan orang-orang yang berhati busuk yang ingin menghancurkan
indonesia.
Jadi
marilah kita berdoa kepada tuhan yang maha esa, dengan dibagikannya vaksin akan
muncul harapan melawan virus corona ini. Dengan harapan vaksin ini akan membangun
immune tubuh yang akan melawan virus corona ini, sehingga masyarakat indonesia
dapat kembali ke kehidupan normal seperti biasa dan korban-korban virus ini pun
dapat cepat sembuh.
Comments
Post a Comment